Selasa, 08 Agustus 2017 07:31 WIB

Simbol Propaganda Hitler Diyakini Laku Rp 174 Miliar

Editor : Eggi Paksha
Patung perunggu elang Nazi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Patung perunggu elang Nazi dengan berat 300-400 kg, ditemukan di lepas pantai Uruguay setelah tenggelam di atas kapal Grap Spee dalam Perang Dunia (PD) II.

Simbol propaganda rezim Hitler itu diyakini laku hingga 10 juta poundsterling atau sekitar Rp174 miliar.

Usai diangkat dari laut, patung elang raksasa itu disimpan di sebuah gudang yang dijaga ketat. Pihak berwenang Uruguay belum memutuskan akan diapakan patung tersebut.

Mahkamah Agung setempat telah memutuskan bahwa negara Uruguay, tempat ditemukannya simbol propaganda Nazi itu sebagai pemilik yang sah.

Penemunya, Alfredo Etchegaray, juga akan menerima setengah dari keuntungan saat patung itu dijual.

Dia yakin ini akan menerima keuntungan bersih 5 juta poundsterling atau sekitar Rp87 miliar. Sisanya, kata dia, kemungkinan dipakai untuk mendanai angkatan bersenjata Uruguay.

Kedutaan Jerman sebelumnya telah mendesak agar patung elang Nazi tidak dipamerkan karena khawatir dapat memuliakan rezim Nazi.

”Kami ingin mencegah reruntuhan dari kapal, khususnya simbol Nazi, dari pendaratan di pasar untuk lencana militer,” kata Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle kepada BBC mengacu pada kekhawatiran patung itu dipamerkan di pasar lelang, yang dikutip Senin (7/8/2017).

Kapal Grap Spee tenggelam dalam sebuah pertemuran “Battle of the River Plate” pada tahun 1939.

Komandan kapal tersebut, Kapten Hans Langdorff, bunuh diri sesaat setelah kapal tenggelam.

Aksi nekat mengakhiri hidup itu dia lakukan karena khawatir jika ditangkap, pihak militer Inggris akan mencuri informasi tentang keadaan teknologi Nazi.(exe/ist)


0 Komentar