Jumat, 04 Agustus 2017 08:17 WIB

Presiden Filipina Kerahkan 30 Ribu Tentara untuk Berangus ISIS

Editor : Eggi Paksha
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengaku akan mengerahkan setidaknya 30 ribu tentara dan polisi baru untuk memberangus ISIS dan kelompok teroris lainnya di Filipina.

Dia mengaku telah meminta Parlemen Filipina untuk untuk segera mencairkan dana tambahan agar rencana ini dapat segera dimulai.


"Saya butuh uang dan kami punya banyak biaya untuk dibagi dengan semua orang, termasuk perang di sini (di Marawi), saya harus mendanai militer. Saya harus mengatur ulang polisi. Saya membutuhkan 20 ribu tentara baru. Saya memerlukan sekitar 10 batalyon personel yang dilatih oleh pasukan Khusus," kata Duterte dalam sebuah briefing keamanan di Malacanang.
 
"Ada tiga ancaman baru dan lebih besar dari Marawi, yang sekarang mengintai wilayah Mindanao," sambung Duterte dalam pertemuan tersebut, seperti dilansir Russia Today pada Kamis (03/08/2017).

Sementara itu, Senator Panfilo Lacson yang ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan, anggota parlemen cenderung mempercepat permintaan Duterte untuk mendapatkan kekuatan tempur tambahan. Hal yang sama juga disampaikan oleh pemimpin Senat Filipina, Vicente Sotto.

"Dia ingin menyampaikan kepada kami, bahwa ia membutuhkan 20 ribu lebih tentara untuk seluruh Angkatan Bersenjata Filipina. Situasi keamanan akan sangat serius jika kita tidak menghadapinya sekarang, menghalaunya sejak awal. Saya pikir itu adalah pesan Presiden, apa yang ingin dia sampaikan kepada kami," ucap Sotto.

Sedikitnya 45 warga sipil, 114 tentara pemerintah, dan 471 pemberontak dilaporkan terbunuh dalam peperangan di Marawi yang saat ini sudah memasuki bulan ketiga.(exe/ist)

0 Komentar