Rabu, 26 Juli 2017 13:01 WIB

KLHK Kerahkan Satga Karhutla ke Aceh

Editor : Luki Junizar
Satgas KLHK Karhutla (ist)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengerahkan tim satuan tugas (satgas) ke enam kecamatan di Aceh yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak sepekan terakhir.

"Sampai dengan hari ini, Tim Satgas masih terus melakukan pemadaman di empat kecamatan lainnya, yaitu di Meureubo, Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, dan Kaway XVI," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B Panjaitan dalam keterangan pers, Rabu (26/7/2017).

Sampai dengan Selasa (25/7/2017), menurut dia, sebanyak dua lokasi karhutla berhasil dipadamkan, yaitu di Kecamatan Woyla Gampong (Gpg.) Darulhudha dan Gpg. Glee Siblah, dan Kecamatan Sama Tiga Gpg. Cot Seumereng, melalui pemadaman darat.

Berdasarkan data yang terhimpun Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, ia mengatakan terdapat total enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, yang mengalami kebakaran.

Masing-masing kecamatan itu adalah Kecamatan Woyla, seluas kurang lebih lima hektare (ha) (Gp. Darul Huda dan Gle Siblah), Kecamatan Meureubo, sekitar 15 ha (Gp. Peunanga Cut Ujong), Kecamatan Sama Tiga sekitar 10 ha (Gp. Cot Simeureng dan Suak Pante Breh), Kecamatan Johan Pahlawan sekitar 21 ha (Gp. Suak Raya, Suak Nie, Leuhan dan Gampa), Kecamatan Arongan Lambalek sekitar 15 ha (Gp. Seuneubok Teungoh), dan Kecamatan Kaway XVI sekitar 3 ha (Gpg. Penia).

Raffles juga menambahkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah ikut mendukung pemadaman dengan bom air yang telah tiba di Aceh Barat sejak Selasa sore (25/7).

Menurut dia, kejadian ini disebabkan oleh adanya aktivitas pertanian dari masyarakat berupa pembersihan lahan perkebunan dengan cara membakar, sehingga api menyebar ke lahan lain. "Sampai dengan saat ini para pihak yang terlibat sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pemadaman".

Satgas Karhutla yang terdiri dari Manggala Agni (KLHK) bersama TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan tim terpadu lainnya berjibaku mengantisipasi meluasnya areal karhutla. Selain pemadaman, Satgas Karhutla juga terus melakukan pemantauan terhadap munculnya titik api (groundcheck hotspot) yang dapat berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan, lanjutnya.

sumber: antara


0 Komentar