Sabtu, 25 Maret 2017 11:56 WIB

RUU Kesehatan Trump Ditolak Kongres AS

Editor : Eggi Paksha
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, harus menarik rancangan undang-undangan kesehatannya setelah gagal mendapatkan dukungan dari yang cukup dari Kongres.

Padahal, Partai Republik menguasai kursi mayoritas di Kongres. Ketua Kongres Paul Ryan mengatakan ia dan Trump setuju untuk menarik RUU tersebut setelah dipastikan tidak akan mendapatkan minimal dukungan 215 orang Republik yang dibutuhkan.  

Kegagalan ini merupakan pukulan telak bagi Trump. Membatalkan dan mengganti program yang dikenal sebagai Obamacare adalah salah satu janji utama Trump dalam pemilu seperti dikutip dari BBC, Sabtu (25/3/2017).

Trump telah memperingatkan Republik bahwa jika mereka tidak memilih untuk ruu kesehatannya maka mereka akan terjebak dengan program perawatan kesehatan Obama untuk selamanya. Namun, beberapa laporan menyatakan bahwa antara 28 hingga 35 politisi Partai Republik menentang rancangan undang-undang kesehatan tersebut.

Partai Republik saat ini memiliki kursi mayoritas di DPR dan Senat. Namun, beberapa anggota Partai Republik tidak senang jika RUU itu memotong cakupan kesehatan terlalu parah, sementara yang lain merasa perubahan tidak terlalu signifikan.

RUU ini juga tidak populer di kalangan publi. Dalam satu jajak pendapat baru-baru ini, hanya 17% yang menyetujui hal itu. 

Berbicara setelah penarikan, Trump menyalahkan Demokrat untuk tidak mendukung RUU tersebut dan meramalkan bahwa Obamacare akan "meledak". Dia mengatakan Partai Republik mungkin akan fokus pada reformasi pajak untuk saat ini.

"Kami harus membiarkan Obamacare pergi dengan caranya sendiri untuk sementara," katanya, menambahkan bahwa jika Demokrat yang beradab dan datang bersama-sama kedua pihak bisa bekerja di luar RUU kesehatan yang besar.(exe/ist)


0 Komentar