Sabtu, 11 Maret 2017 08:38 WIB

Dybala Tanggapi Kritikan Milan

Editor : Eggi Paksha
Paulo Dybala. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Paulo Dybala bereaksi dingin atas sikap AC Milan yang geram atas penalti kontroversi yang memenangkan Juventus 2-1 pada giornta 28 Serie A 2016/2017, Sabtu (11/3/2017) dinihari WIB.

Dybala tak heran lantaran Milan melakukan itu selama enam tahun belakangan. Juventus memetik tiga poin krusial pada Derby d'Italia di Juventus Stadium. Pemain bertahan Juventus, Medhi Benatia membuka kemenangan tuan rumah pada menit ke-30 memanfaatkan umpan silang Dani Alves.

Namun, keunggulan La Vecchia Signora dimentahkan Carlos Bacca pada menit ke-43 memaksimalkan umpan terukur Gerard Deulofeu.

Namun, asa Milan membawa pulang satu angka dari Turin menguap setelah wasit Davide Massa memberi hadiah penalti akibat Mattia De Sciglio menyentuh bola di kotak terlarang pada menit ke-90+5.

Sempat terjadi ketegangan besar, bahkan striker Milan Carlos Bacca secara fisik harus dipisahkan dari wasit oleh Pelatih Vincenzo Montella. 

"Mereka sudah mengeluh tentang Juventus selama enam tahun. Mungkin mereka harus mencoba metode lain," kata Dybala kepada Madiaset, seperti dilansir football-italia.net.

"Kami terbiasa ketika hal itu terjadi pada kami. Saya ingin melihat apakah mereka mengatakan sesuatu tentang penalti Cristian Zapata pada saya. Saat melawan Udinese, kami tidak mendapat dua peluang penalti dan kami tidak mengatakan apa pun soal itu," tegas Dybala.

Soal ketegangan saat mengambil penalti yang suskes dilakukannya, Dybala mengakui itu momen sulit. Apalagi dia punya pengalaman buruk di Doha, Qatar, saat final Piala Super Italia, 23 Desember 2016.

Dybala gagal mengeksekusi penalti yang membuat gelar melayang ke Milan setelah Juve kalah adu penalti 3-4. "Itu tidak mudah. Ini merupakan penalti yang sulit diilakukan, karena semua orang ingat kesalahan saya di Doha. Untungnya saya bisa mengonversinya menjadi gol," ungkap bintang Argentina itu.


Hasil ini membuat Juventus kokoh di puncak klasemen Serie A dengan 70 poin, unggul 11 angka dari AS Roma di peringkat 2. Milan tercecer di peringkat 7 dengan 50 angka.(exe/ist)


0 Komentar