Kamis, 12 Januari 2017 12:58 WIB

Polisi Terus Selidiki Pengeroyokan di STIP

Reporter : Ryan Suryadi Editor : Danang Fajar
Empat pelaku siswa senior STIP yang menjadi pelaku pengeroyokan Amirullah Adityas hingga tewas (Foto: Ryan Suryadi)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Polsek Cilincing maupun Polres Jakarta Utara masih mendalami kasus tewasnya Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Amirullah Adityas Putra (18) karena dipukuli seniornya.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Awal Chairudin mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami motif tersangka pengeroyokan tersebut. 

"Kita dalami motifnya, tidak menutup kemungkinan tersangka bertambah. Kemudian apa yang menjadi hasil dari dokter itu bisa kita kembangkan," kata Awal, Rabu (12/1/2017).

Dia menjelaskan, saat di cek dari pihak kedokteran STIP, di lambung korban terdapat cairan hitam.

"Namun itu akan kita tanyakan pada staff STIP dan pelaku, korban minum apa sebelum kejadian. Lalu dokter akan melakukan keterangan resmi. Jadi soal diracun itu masih kita dalami," ucap Awal.

Awal juga menambahkan, Polres Jakarta Utara juga membuka membuka posko pengaduan yang sifatnya untuk mengklarifikasi. 

"Jadi pelapor itu kita rahasikan identitasnya. Karena yang paling penting pelapor mengetahui peristiwanya dimana, kapan, siapa saja. Kita sesuaikan dengan fakta di lapangan," pungkas Awal. 

Sebelumnya di beritakan, Amirulloh Adityas Putra (18), tewas akibat mendapat tindak kekerasan dari sejumlah seniornya sendiri di Lantai II Gedung Dormitory Ring 4 Kamar M205 Jalan Marunda Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2017). 

Adityas yang merupakan warga di Jalan Warakas III Gang 16 RT 007/014 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dipukul bagian dada dan perut hingga ke ulu hati‎ sampai tewas oleh seniornya di tingkat II yang berjumlah 4 orang.