Rabu, 11 Januari 2017 22:10 WIB

PB PRSI Dapat Tantangan dari Menpora Imam

Editor : Eggi Paksha
Ketua Umum PB PRSI, Anindya Novyan Bakrie berjabatan dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Tono Suratman, saat pengukuhan pengurus PB PRSI di Jakarta, Rabu (11/01/2017).

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk masa bakti 2016-2020 yang baru dikukuhkan, diharapkan fokus pada prestasi di ajang internasional.

"Dengan kepengurusan baru PRSI, mari kita gerakan bersama pembudayaan olahraga yang difokuskan pada ajang internasional," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dalam sambutannya di acara pengukuhan pengurus PB PRSI di Jakarta, Rabu (11/01/2017).

Menurut Imam, hal tersebut harus didorong dengan kuat. Pasalnya di ajang SEA Games saja Indonesia harus bekerja keras untuk menggapai prestasi dalam dunia akuatik.

"Kerinduan masyarakat untuk prestasi Indonesia di renang sangat dirindukan. Sehingga persiapan yang konteksnya jangka panjang harus dipersiapkan oleh kepengurusan ini," ujar Imam.

Sementara itu, Ketua Umum PRSI, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan kepengurusan baru ini memiliki tantangan tersendiri karena langsung dihadapkan dengan dua ajang besar, yakni SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Meski demikian, ia optimistis atas kembalinya kejayaan Indonesia di cabang ini. "Kepengurusan ini memiliki tantangan tersendiri dengan langsung dihadapkan kepada SEA Games dan Asian Games. Tetapi, kami yakin dengan fondasi yang kami buat, kami yakin masa kejayaan olahraga aquatik bisa kembali kami raih," ujar Anindya.

Selain Menpora Imam Nahrawi, pengukuhan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Tono Suratman, Ketua Satlak Prima, Ahmad Sutjipto dan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.(exe/ist)