Kamis, 05 Januari 2017 18:02 WIB

Yakin Tak Bersalah, Warga Kepulauan Seribu Datangi Ahok

Editor : Hermawan
JAKARTA, Tigapilarnews.com - Merasa tidak melakukan kesalahan atas tuduhan penistaan agama, warga Kepulauan Seribu menemui Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rumah Lembang, Kamis (5/1/2017).

Warga Kepulauan Seribu, Abdi Yaman (21) mengakui tidak hadir di lokasi saat Ahok mengutip surah Al-Maidah ayat 51, pada 27 September 2016.

Namun, dia mengaku mendapat perintah dari ketua RT tempat dia tinggal untuk menemui Ahok untuk menyampaikan ketidakadilan yang dialami gubernur DKI Jakarta nonaktif ini.

Abdi menegaskan penduduk Kepulauan Seribu 99 persen merupakan muslim. Sehingga tak mungkin, warga pulau Seribu tak paham terkait tuduhan penodaan agama yang ditujukan kepada Ahok.

Oleh sebab itu, Abdi bersama warga menuntut keadilan kepada Ahok.

"Saya menuntut keadilan kepada pak Ahok. Karena saya pribadi merasakan program Pak Ahok sejak SMA dengan menerima KJP," jelas Abdi di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2017).

Abdi mengungkapkan, warga Pulau Seribu justru heran dengan kasus penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok. Dia pun mempertanyakan letak kesalahan Ahok.

"Pernyataan Pak Ahok di Pulau Pramuka, warga pulau Seribu bingung di mana letak penistaan agamanya? Pernyataan yang mana?," tanya Abdi.

Abdi menuturkan, kalau pun Ahok benar menista agama, maka harusnya hari itu juga Ahok dikeroyok oleh warga Pulau Seribu. Namun, nyatanya warga tak satu pun yang menuntut bahkan melaporkan Ahok ke polisi terkait kasus ini.

"Kalau di Pulau Seribu menistakan agama, enggak usah habib melaporkan, saya yang akan bacok pak Ahok di sana," tandas Abdi. (ist)