Kamis, 05 Januari 2017 11:56 WIB

Soal Kasus Fitsa Huts, ACTA Akan Laporkan Ahok ke Polisi

Editor : Luki Junizar
Laporan: Arif Muhammad Riyan

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA) akan melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke polisi terkait tudingan Ahok terhadap Habib Novel Barkumin soal kalimat fitsa huts saat menjadi saksi pelapor disidang kasus penistaan agama, Selasa (2/1/2017) kemarin.

Pembina ACTA Habiburokhman mengatakan, pernyataan Ahok yang mendiskreditkan sosok Novel dianggap sudah menaruh kebencian karena mencampuradukan agama dan pekerjaan

"Dia sudah rasis dan menebar kebencian permusuhan antar agama," kata Habiburokhman saat dihubungi, Kamis (5/1/2017).

Menurutnya, Novel memang tak ingin dipimpin oleh pemimpin yang tak seiman sesuai dengan ajaran agama menganjurkan seperti itu.

Namun, Ahok menyebut jika Novel malu bekerja di perusahaan Pizza Hut yang pemiliknya non muslim.

"Padahal No‎vel tak pernah menyatakan seperti itu. Dia bekerja beda dengan cari pemimpin. Bekerja itu halal, peras keringat dan tenaga," cetus loyalis Prabowo Subianto ini.

Karena itu, pihaknya akan membawa sejumlah barang bukti seperti rekaman berita soal ucapan Ahok, transkrip dan satu berita dari media online untuk menjerat musuh bebuyutan itu.

"Saya yakin bisa dijerat. Karena Ahok berbicara di luar persidangan (saat konfrensi pers)," paparnya.

Habiburokhman sendiri optimis Ahok bakal dijerat Pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang perbuatan melawan kebencian atas dasar suku,agama dan RAS.

‎Diketahui, kejadian bermula sesaat usai persidangan pada Selasa 3 Januari 2017. Ahok merasa janggal karena salah satu saksi, yaitu Novel Chaidir Hasan Bamukmin menyebut nama waralaba asal Amerika Serikat yang pertama kali didirikan di Kansas, AS tahun 1958 itu dengan nama yang aneh dalam Berita Acara Pemeriksaan atau BAP-nya.

"Ada saksi yang malu kerja di Pizza Hut tapi sengaja diubah jadi Fitsa Hats. Saya sampai ketawa, padahal semua mesti tanda tangan. Dia bilangnya enggak memperhatikan," ujar Ahok di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa malam.

Menurut Ahok, Novel malu mengakui pernah bekerja di perusahaan Amerika.

"Saya pikir dia malu tidak boleh dipimpin oleh yang tidak seiman. Pizza Hut kan punya Amerika. Dia tulis Fitsa Hats," kata Ahok.