Minggu, 04 Desember 2016 15:06 WIB

Ketua DPR Beri Pesan untuk Timnas Indonesia

Editor : Eggi Paksha
Laporan: Arif Muhammad Riyan


JAKARTA, Tigapilarnews.com - Timnas Indonesia sukses mengalahkan Vietnam dalam semifinal pertama ajang Piala AFF 2016 dengan skor 2-1, di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (03/12/2016) malam.


Ketua DPR RI, Setya Novanto, mengatakan pertandingan tersebut cukup menegangkan dan timnas Indonesia sangat memperlihatkan kualitas permainannya. "Pertandingan berlangsung dengan suasana sportivitas tinggi sebagai karakter olahraga yang sesungguhnya," ucapnya di Jakarta, Minggu (04/12/2016).


Novanto berharap, Timnas Indonesia mampu mengatasi permainan pasukan Nguyeng Huu Thang pada pertemuan berikutnya. Apalagi, pertemuan kedua akan berlangsung di Vietnam, dan membuat sulit dikalahkan.


"Saya bersyukur, Timnas Indonesia betul-betul memanfaatkan kesempatan pertama ini sebaik-baiknya. Saya melihat dalam pertandingan tadi karakter permainan Timnas Vietnam yang cukup solid dengan kualitas fisik induvidu yang cukup kuat," cetusnya.


"Karena itu, kita harus waspada. Pertandingan kemarin sebaiknya dijadikan momentum untuk memperbaiki beberapa kekurangan dan meningkatkan keunggulan atau kemampuan seluruh anggota timnas sepak bola Indonesia, agar tetap berjaya meski tuan rumah pertandingan berikutnya adalah Vietnam," sambungnya.


Secara statistik, kata Novanto, kualitas Timnas Indonesia sangat baik, namun kemampuan bertahan dan menyerang pemain Timnas Vietnam ia lihat juga cukup baik.


Menurut pandangan Novanto, Timnas Indonesia harus memaksimalkan potensi penyerangan yang begitu baik selama pertandingan kemarin. Tak hanya itu, Timnas Indonesia sangat produktif dalam hal menyusun dan menggagalkan serangan, meski serangan lebih banyak daripada Timna Vietnam.


Menurutnya, hal ini berarti Timnas Indonesia harus memperhatikan lini belakang yang memang harus dicermati.  "Ajang Piala AFF ini cukup membangkitkan animo olahraga di Tanah Air. Tidak hanya itu, keikutsertaan Timnas Indonesia sejak ajang Piala AFF yang sebelumnya disebut Piala Tiger sejak 1996, selalu menyisakan cerita heroik tentang dukungan seluruh komponen bangsa terhadap Timnas Indonesia yang membawa Merah Putih ke pentas Internasiona," kata Ketum Partai Golkar itu.


Lebih jauh, lanjut Novanto, publik seakan melupakan rutinitas kesehariannya dengan segala persoalan yang melekat padanya. Baik itu persoalan sosial, politik maupun ekonomi dengan segala dinamikanya.


Rakyat Indonesia menyatu dan membaur dibawah semangat juang para saudara kita yang sedang berjuang mengharumkan merah putih dengan Lambang  Garuda di dada mereka.


"Solidaritas lewat momentum ajang Piala AFF ini harus senantiasa dipupuk dengan baik. Agar sebagai anak bangsa, kita harus memandang segala kontestasi sebagai milik bersama. Saling mendukung, saling memberi semangat, meski kita berbeda-beda asal-usul namun dipersatukan oleh merah putih," ujarnya.


Dalam hal ini, cukup membuktikan bahwa olahraga mampu menyatukan rakyat Indonesia. Olahraga mampu menyamakan visi dan misi kita tentang pentingnya untuk berjuang dan melakukan segala hal dengan maksimal.


Kemenangan tentu saja adalah tujuan utama. Namun di balik itu, soliditas dan kerja sama yang baik adalah paling utama, apapun hasilnya.


"Atas dasar itulah saya mengapresiasi pelatih Timnas Indonesia, Alfreid Riedl, yang mampu menyatukan kembali potensi sepak bola kita di ajang internasional. Meski bukan pertama kali, apalagi dia bukan orang baru, namun di tengah hiruk-pikuk organisasi PSSI kita saat ini, kita tetatp solid memberi dukungan dan semangat," tandasnya.(exe)