Kamis, 22 September 2016 06:14 WIB

Denma Kolinlamil Beri Ulasan Anatomi dan Teknis Bongkar Senjata Api

Editor : Eggi Paksha
Laporan Ryan Suryadi


JAKARTA, Tigapilarnews.com- Untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalime, prajurit jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengasah keahliannya dalam hal bongkar pasang senjata laras panjang jenis SS1 dan laras pendek pistol jenis FN, P2 dan Sig Sauer, di lapangan Apel Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (21/09/2016).


Sebelum simulasi digelar, salah seorang pelatih yang berasal dari staf operasi Denma memberikan ulasan tentang anatomi dan teknis pelaksanaan bongkar senjata api tersebut.


Pelaksanaan pembinaan dan latihan bongkar pasang senjata kali ini mengusung materi penguasaan senjata api. Dengan terlatihnya mereka dalam pemahaman dan penguasaan senjata, diharapkan para prajurit dalam pelaksanaan tugas tidak terdapat keragu-raguan dan kesalahan, khususnya dalam penggunaan senjata.


Menurut Komandan Detaseman Markas (Denma) Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Bagus Oka, mengatakan latihan bongkar pasang senjata ini merupakan salah satu agenda rutin dalam program kerja Pembinaan Latihan (Binlat) triwulan ke-3 di lingkungan Kolinlamil guna mengingatkan kembali para prajurit dalam hal penguasaan senjata.


"Dalam latihan ini, khusus untuk perwira pertama (Pama) atau perwira berpangkat mulai dari letnan dua hingga berpangkat Kapten melaksanakan bongkar senjata laras pendek jenis pistol FN. Sedangkan personel bintara dan tamtama melaksanakan bongkar pasang senjata laras panjang jenis SS-1," jelas pamen melati dua di pundak itu.


Lebih lanjut Dewa Gede menjelaskan, bahwa latihan kering bongkar pasang senjata hari ini, nantinya akan dilanjutkan pembinaan latihan menembak senjata laras panjang maupun laras pendek menggunakan amunisi di lapangan tembak Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.


Setiap prajurit diwajibkan untuk meningkatkan kemampuannya dalam hal penguasaan senjata api baik laras panjang maupun laras pendek, yang pelaksanakannya telah diatur staf operasi Denma.


"Dalam satu triwulan, untuk prajurit strata bintara dan tamtama akan mendapat porsi latihan rutin dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS-1 dan M 16 kaliber 5,56 mm. Sementara untuk strata perwira selain laras panjang juga latihan dengan menggunakan pistol jenis P2, FN dan jenis lainnya," jelasnya.(exe/ist)

0 Komentar