Jumat, 01 Juli 2016 08:45 WIB

Butuh 25.311, 4.500 PJU di Depok Rusak

Editor : Yusuf Ibrahim

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pemkot Depok menyebut sebanyak 4.500 lampu penerangan jalan umum (PJU) mengalami kerusakan.


Kerusakan disebabkan masa hidup lampu yang sudah lewat dan faktor lain. "Jumlah PJU yang kita milik 10.142 unit, sebanyak 4.500 PJU mengalami rusak. Untuk yang tidak rusak, rata-rata masa hidupnya 28.000 jam," ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum Dinas Perhubungan Kota Depok, Bogi Sonjaya, kepada wartawan, Kamis (30/06/2016).


Menurut Sonjaya, penyebab kerusakan ada beberapa faktor seperti masa hidup lampu yang sudah lewat dan faktor lain seperti cuaca, pencurian kabel dan perusakan PJU oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga seharusnya PJU bisa hidup lebih lama menjadi rusak.


"Penerangan untuk jalan utama di Depok, memang masih kurang," akunya.


Sonjaya mengatakan berdasarkan kajian Depok membutuhkan 25.311 titik PJU di seluruh jalan. Tahun ini, pemerintah akan melakukan pemasangan PJU di jalan lingkungan sebanyak 240 unit dengan anggaran Rp600 juta, jalan kota sebanyak 54 unit Rp2,86 miliar.


"Kami berharap perumahan bisa masang sendiri," ujarnya.


Sonjaya  menuturkan standar jarak memasang PJU sekitar 35-40 meter. Tapi, di Depok masih berjarak 60-70 meter antar PJU. Selain itu, Depok masih banyak blank spot atau tidak ada sama sekali lampu penerangan. Misalnya saja di Jalan Raya Citayam, Krukut dan Grogol.


Untuk di Jalan Juanda, lanjut Sonjaya, penerangannya belum ideal karena menggunakan panel IP54, yang reflektornya rentan terganggu. Sehingga menyebabkan penerangan tidak sempurna. "Memang masih perlu peningkatan lagi," ujarnya.(exe/ist)


0 Komentar