Minggu, 24 April 2016 12:19 WIB

Palestina dan Israel Kembali Perang Argumen

Editor : Eggi Paksha
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Palestina dan Duta Besar Israel untuk PBB terlibat adu mulut dalam upacara penandatanganan perjanjian iklim Paris. Perang argumen ini menjadi bukti terbaru ketegangan yang terjadi antara Palestina dengan Israel.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, memulai ketegangan saat mendapat giliran menandatangani perjanjian iklim Paris. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk mengkritik Israel di hadapan sekitar 60 pemimpin dunia yang hadir di Majelis Umum PBB.

"Pendudukan Israel menghancurkan iklim di Palestina, dan permukiman Israel menghancurkan lingkungan di Palestina. Tolong bantu kami dalam mengakhiri pendudukan dan permukiman," kata Abbas seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (23/04/2016).

Dubes Israel untuk PBB, Danny Danon pun merespon komentar Abbas ketika mendapat giliran berbicara. "Alih-alih menyebarkan kebencian di sini, di PBB, Presiden Abbas seharusnya bertindak untuk menghentikan teror Palestina," kata Danon.

"KTT Iklim ini seharusnya menjadi demonstrasi persatuan global demi masa depan planet kita. Sayangnya, Presiden Abbas memilih untuk mengeksploitasi panggung internasional ini untuk menyesatkan masyarakat internasional," imbuhnya.

Sebelumnya, awal pekan ini, Danon dan utusan Palestina Riyad Mansour juga terlibat ketegangan selama pertemuan reguler Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Timur Tengah.(exe/ist)
0 Komentar